Hamil itu Masa yang Menyenangkan

”Aku hamil!” Ada yang kaget, ada yang senang, ada pula yang langsung membayangkan, “Aduuh gimana nanti kalau ngantor, lalu mualmual?”; “Gimana kalau pusing melulu?”; “Belum lagi harus bolak-balik ke toilet, sebentarsebentar pipis, hadeuuhhh….”; berapa besarnya biaya persalinan. Hmm… padahal kehamilan itu tidak “seseram” seperti yang dibayangkan. Sebaliknya, kehamilan justru mendatangkan berjuta kesenangan. Tak percaya? Ini lo bukti-buktinya!

  1. ”Akulah Si Wonder Woman!” Percaya atau tidak, selama hamil, Mama akan merasa mempunyai tenaga ekstra dan tidak ada habis-habisnya. Bayangkan saja, di trimester pertama dalam kondisi mual muntah, pusing, dan dalam sejuta ketidaknyamanan, Mama tetap mampu merawat si sulung seperti biasa, dari memandikannya, mengenakannya baju, menyuapi, hingga mengajaknya bermain. Belum lagi setelah mengurus anak, Mama harus menyiapkan segala keperluan keluarga: masak untuk sarapan, dan sebagainya.

Setelah Papa berangkat kerja, Mama langsung beres-beres rumah. Sementara si Mama karier, langsung meluncur ke kantor untuk bekerja seperti biasa. Tuh kan, ini bukti bahwa tenaga perempuan hamil besar, tak kalah dengan pria. Belum tentu, lo, pria mampu melakukan hal tersebut. Di trimester tiga, saat perut semakin buncit dan BB naik berkali-kali lipat dari semula, Mama dengan santai masih mampu melakukan ritual seharihari, dari mengurus anak, suami, rumah, hingga rutinitas pekerjaan di kantor atau di rumah. Semakin percaya kan, jika Mama hamil itu seorang wonder woman?

  1. Ratu Sembilan Bulan Coba deh naik kendaraan umum, bus TransJakarta, misalnya, maka para penumpang yang duduk akan spontan memberikan kursinya untuk Mama hamil. Biasanya juga petugas/kernet dalam bus akan memberikan pelayanan lebih pada Mama hamil, meminta penumpang lain memberi jalan atau memberikan tempat duduknya. Kecuali jika kehamilan Mama masih kecil atau belum terlihat secara kasat mata, tentu Mama akan disamakan dengan penumpang pada umumnya. Begitu juga di rumah, entah itu suami dan orangtua, bahkan juga mertua, kerap memberikan pelayanan lebih istimewa.

Contoh, saat Mama hendak bangkit dari tempat duduk, tanpa diminta, mereka langsung mengulurkan tangan untuk membantu Mama beranjak dari kursi. Malah dari suami, servis spesial tak jarang diberikan. Buktinya, jika Mama ingin sesuatu, mau tengah malam sekalipun, Papa biasanya berusaha menuruti keinginan Mama, tidak peduli tempat mendapatkan barang/makanan yang dimaksud letaknya cukup jauh. Di kantor pun demikian, juga di mal ataupun tempat umum lainnya. Pendeknya, Mama hamil akan diperlakukan bak seorang ratu, sering kali mendapat prioritas dari orang-orang sekitar. Asyik, kan?

Setelah masa kehamilan tugas dan tanggung jawab orangtua pun bertambah. Seperti, ketika anak akan menghadapi tes IELTS maka persiapkan anak melalui tempat kursus IELTS terbaik di Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *