9 Cara Cat Ulang yang Baik dan Benar

9 Cara Cat Ulang yang Baik dan Benar – Mengecat ulang dinding rumah tak sekadar memoles warna. Terdapat beberapa langkah penting yang harus dilakukan agar cat merekat kuat dan tampil sempurna. Ada langkah awal memilih warna, mempersiapkan kondisi dinding agar layak dicat, pelapisan cat dasar, hingga pengecatan. Langkah yang dilakukan pun tak jauh beda dengan pengecatan dinding baru.

Agar tak salah langkah, berikut 8 tahap pengecatan ulang untuk dinding lama Anda.

  • 1. Menentukan Warna Pilih warna cat sesuai keinginan. Ajak keluarga untuk berdiskusi menentukan warna ruangan untuk tahun ini. Bila kebingungan menentukan paduan warna, konsultasikan dengan desainer atau arsitek kepercayaan Anda. Jangan lupa, pastikan warna yang Anda pilih sesuai dengan perabot dan furnitur yang telah ada. Tujuannya, tampilan ruangan tetap selaras, tidak norak.
  • 2. Lindungi Perabot Rumah Setelah memilih dan membeli cat pilihan, saatnya melindungi perabot rumah Anda. Pindahkan furnitur ke tempat yang lebih aman dari cipratan cat. Bila lantai ruang menggunakan parket atau homogeneous tile, ada baiknya ditutup dengan lapisan plastik. Cat yang tercecer di lantai akan mudah meresap dan sulit dibersihkan.
  • 3. Kupas Cat Kupas seluruh permukaan cat saat melakukan pelapisan ulang dinding lama. Hal ini wajib dilakukan bila permukaan cat lama dalam kondisi rusak atau daya rekat menurun. Pengupasan dilakukan hingga lapisan acian semen terlihat.

  • 4. Perbaikan Bila terdapat retakan atau celah pada dinding bekas paku, tutup Dinding dengan wallfi ller (semacam dempul) atau mortar acian. Agar daya rekat semen pengisi lebih kuat, Anda dapat memperlebar retakan lebih dulu. Setelah itu, ratakan permukaan wallfi ller yang mengering dengan ampelas.
  • 5. Bersihkan Kotoran dan Jamur Agar cat baru merekat kuat, hilangkan kotoran yang menempel pada dinding. Bila dinding lama yang telah berjamur, kupas dengan larutan anti jamur kemudian keringkan.
  • 6. Lapis Cat Dasar Anda bisa menggunakan sealer untuk cat dasar. Fungsi wall cat dasar ini untuk memperkuat ikatan antara cat baru dengan permukaan bidang lama. Termasuk, cat lama yang masih merekat. Bila cat lama yang dikupas terlihat hingga semen acian, sebaiknya menggunakan cat dasar yang bersifat alkali resisting. Hal ini untuk mencegah cat dinding bersentuhan langsung dengan semen. Pengaplikasian cat dasar sendiri tidak butuh pengencer.
  • 7. Pelapisan Cat Pertama Sebelum pelapisan cat dinding, pastikan cat dasar telah kering. Waktu kering kurang lebih 2 jam setelah pengaplikasian. Kemudian, lakukan pengecatan tahap pertama. Pelapisan tahap pertama menggunakan cat yang telah dicampur dengan 5-20% pengencer. Jenis pengencer bisa berupa air atau solvent (tiner).
  • 8. Pelapisan Cat Kedua Lakukan pelapisan ulang untuk mendapatkan warna cat dinding yang lebih sempurna. Pelapisan tetap menggunakan campuran cat dan pengencer sebanyak 5-20%. Untuk hasil lebih merata, guna roller sebagai alat penglapis.
  • 9. Pastikan di rumah anda tersedia genset silent. Genset berfungsi sebagai sumber listrik cadangan, bila sewaktu waktu listrik di rumah anda padam. Dengan adanya genset, proses cat ulang rumah tidak akan terganggu. Apalagi untuk anda yang tinggal di Jakarta, yang seringkali pemadaman listrik dapat terjadi sewaktu waktu. Nah untuk anda yang tinggal di jakarta pastikan membeli genset di distributor jual genset jakarta 10 kva terbaik dan bergaransi

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *